10 Soal Tipe Assesmen Kemampuan Minimal (AKM) Digital Onboarding untuk SMK Kelas XI
Penulis: Dr. Sutadi, S.E., M. Pd.
|
Bacaan
soal AKM untuk nomor 1 s.d 5 Model Onboarding pada Starup Digital Pengembangan digital onboarding telah menyentuh banyak
perusahaan atau lembaga perbankan yang tumbuh dan berkembang di era digital.
Untuk memperlancar penerapan digital
onboarding di era digital di perusahaan atau lembaga perbankan diperlukan
pengenalan terhadap orang-orang atau karyawan yang terlibat di dalamnya.
Setelah sosialisasi adanya sistem baru berupa digital onboarding diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan
lingkungan yang baru sehingga diperlukan kerangka kerja penerapan digital onboarding dalam meningkatkan
kinerja karyawan khususnya pada perusahaan yang mengembangankan starup
digital. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Putu Yudia
Pratiwi (2018), yang melakkan penelitian tentang model kerangka kerja
onboarding bagi karyawan baru si dtarup digital menunjukkan bahwa terdapat 7
aspek yang yang digunakan untuk mendukung kinerja penerapan digital
onboarding yaitu pra oboarding, konteks, produk, proses dan praktek, tim,
dokumentasi dan umpan balik. Dari keseluruhan aspek yang menunjang penerapan
digital onboarding berada pada kriteria sangat penting dengan persentase di
atas 80%. Aspek yang paling tinggi dalam mendukung penerapan digital
onboaring berada pada aspek tim, sedangkan aspek terendah terdapat pada aspek
proses dan praktek. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan
kinerja dalam penerapan digital onboarding melalui peningkatan aspek tim yang
merupakan aspek paling tinggi yang mendukung kinerja penerapan digital
onboarding. Sedangkan aspek yang mendukung pengembangan digital terendah
terdapat pada aspek proses dan praktek. Oleh karena itu, perusahaan yang
ingin mengembangkan digital onboarding dengan baik dan tepat dapat dilakukan
dengan menekankan pada aspek tim terlebih dahulu, baru dilanjutkan pada
aspek-aspek lainnya. Disarikan
dari berbagai sumber. |
1. Berdasarkan literasi tersebut,
lakukanlah analisis tentang tujuan pengembangan digital onboarding !
Jawab:
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................................
2. Setelah membaca teks tersebut, pengembangan digital
onboarding dapat dilakukan melalui aspek, kecuali ....
A.
pasca
oboarding
B.
konteks
C.
produk
D.
proses dan praktek
E.
tim
3. Setelah membaca teks tersebut, Bisnis Startup digital perlu memahami aspek-aspek yang mendukung penerapan digital onboarding agar dapat meningkatkan kinerja orang-orang yang bekerja di perusahaan. Lakukanlah analisis aspek yang mendukung penerapan digital onboarding. (Jawaban dapat lebih dari satu).
A. Aspek tertinggi terletak pada aspek konteks
B. Aspek tertinggi
terletak pada aspek tim
C. Aspek terendah
terletak pada aspek proses dan praktek
D. Aspek terendah terletak pada aspek dokumentasi
E. Aspek tertinggi terletak pada aspek umpan balik
4. Tentukan pernyataan-pernyataan
berikut sesuai atau tidak sesuai dengan isi teks. Berilah tanda centang ()
pada kolom yang tersedia.
|
Pernyataan |
Sesuai |
Tidak
Sesuai |
|
Cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penerapan digital onbording pada perusahaan startup
digital dengan menekankan pada aspek-apsek pra oboarding, konteks, produk,
proses dan praktek, tim, dokumentasi dan umpan balik. |
|
|
|
Cara yang dapat dilakukan
untuk meningkatkan kinerja dalam penerapan digital onboarding melalui
peningkatan aspek tim yang merupakan aspek paling tinggi yang mendukung
kinerja penerapan digital onboarding |
|
|
|
Cara yang dapat dilakukan
untuk meningkatkan kinerja dalam penerapan digital onboarding melalui
peningkatan aspek tim yang merupakan aspek paling rendah berupa proses dan
praktek |
|
|
5. Perusahaan yang ingin mengembangkan digital onboarding dengan baik dan tepat dapat dilakukan dengan menekankan pada aspek tim terlebih dan aspek-aspek lainnya seperti pra oboarding, konteks, produk, proses dan praktek, dokumentasi dan umpan balik.
❤ Setuju
❤ Tidak setuju
Alasan
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
|
Bacaan Soal untuk Soal 6 dan 7 Perkembangan
Digital Onboarding Awal dari perjalanan digital onboarding
di sektor keuangan memiliki jalan yang panjang. Diawali dari bank lokal Swiss
yang membutuhkan pertemuan tatap muka sebelum membuka akun atau rekening
baru. Selanjutnya pada tahun 2006 pengenalan digital mulai diterima di sektor
perbankan negara di Swiss yang dikenal sebagai Cockaigne. Dalam praktik
digitalnya, FINMA Swiss memberikan kesempatan kepada bank untuk menerima
nasabah baru digital melalui otentikasi video. Sampai saat ini digitalisasi semakin
diterima dari waktu ke waktu. Di Indonesia, digitalisasi termasuk hal baru
sehingga belum sepenuhnya bisa diterima oleh semua masyarakat Indonesia.
Namun demikian dengan semakin inovatif dan canggihnya perkembangan teknologi,
maka digital onboarding memiliki peluang besar untuk berkembang dalam
menjawab gaya hidup masyarakat Indonesia khususnya kaum milenial. Disarikan dari berbagai sumber |
6. Berdasarkan literasi soal AKM 6 s.d 7, awal mula hadirnya digital
onboarding berasal dari sektor keuangan di bank lokal Swiss yang
membutuhkan layanan tatap muka. Bagaimanakah menurut pendapat Anda?
❤ Setuju
❤ Tidak
Seuju
Alasan
..............................................................................................................................................................................................................
7. Berdasarkan literasi soal AKM 6 s.d 7,
lakukan analisis keuntungan dan manfaatnya
diterapkannya digital onboarding di
berbagai bidang khususnya bagi kaum milinial!
Keuntungan ……………………………………………………………
.......................................................................................................
Manfaat ...............................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................
|
Bacaan untuk Soal AKM 8 s.d 10 Penggunaan Digital Onboarding Pak Sutadi membuka usaha dibidang pelayanan jasa online seperti pembuatan website, toko online, dan sejenisnya. Pak Sutadi mempromosikan layanan bisnisnya melalui internet sehingga konsumen yang ditargetkan berasal dari berbagai wilayah. Untuk melayani pembayaran pembayaran manakala ada kesepatan konsultasi, maka Pak Sutadi membuka layanan digital onboarding baik untuk mengirimkan dan menerima pembayaran atas pelanggan. Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Jumlah itu telah meningkat 12,35% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 170 juta orang. Berdasarkan gambar 1.5 di atas dapat terlihat bahwa pertumbuhan penduduk dan pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018 penduduk Indonesia sebanyak 265 juta dengan pengguna internet 132 juta, tahun 2019 jumlah penduduk 468 juta dengan pengguna internet 150 juta, tahun 2020 jumlah penduduk 272 juta dengan pengguna internet 175 juta, tahun 2021 jumlah penduduk 275 juta dengan pengguna internet 202 juta dan awal tahun 2022 dengan jumlah penduduk 277 juta dengan jumlah pengguna internet 204 juta. Disarikan dari berbagai sumber |
8. Berdasarkan bacaan soal AKM 8 s.d 10, apa
yang perlu disiapkan Pak Sutadi dalam membuka memberikan pelayanan yang memuaskan
kepada pelanggan terkait digital
onboarding? (jawaban lebih dari 1)
£ Mempromosikan
melalui internet jasa usaha konsultasi yang
dijalankan
£ Membuka layanan pembayaran berbasis elektronik
£ Pak Sutadi mendaftar rekening bank terlebih dahulu untuk menerima pembayaran dari
pelanggan
£ Pak Sutadi membuka internet
untuk melihat-lihat jasa pelayanan online
£ Bidang usaha yang digeluti Pak
Susilo bergerak dibidang penjualan produk pertanian
9. Berdasarkan bacaan Soal AKM 8 s.d 10, Jumlah penduduk Indonesia selama 5 tahun terakhir terus mengalami pertambahan. Bagaimana pertumbuhan penduduk Indonesia
berpengaruh terhadap jumlah pengguna internet?
£ Pengguna
internet pada tahun 2018 lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2021
£ Pengguna
internet pada tahun 2019 lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2022
£ Pengguna
internet pada tahun 2020 lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2021
£ Pengguna
internet pada tahun 2021 lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2022
£ Pengguna internet pada tahun 2022 lebih
banyak dibandingkan dengan tahun 2020
10. Lakukan
Analisa jumlah penduduk dan pengguna internet dari bacaan soal AKL 8 s.d 10.
|
No. |
Tahun |
Jumlah Penduduk |
Jumlah Pengguna Internet |
|
1. |
2018 |
|
|
|
2. |
2019 |
|
|
|
3. |
2020 |
|
|
|
4. |
2021 |
|
|
|
5. |
2022 |
|
|
Kembali ke Beranda: Sutadi YT80
0 Komentar